Seiring dengan meningkatnya dampak dari perubahan iklim, semakin banyak orang menyadari pentingnya mengurangi produksi emisi karbon secara tepat. Clean energy menjadi suatu sumber daya pilihan yang dianggap dapat mengatasi kekhawatiran akan efek penggunaan bahan bakar fosil terutama terkait dengan dampak lingkungan dan kesehatan manusia. Baca Juga:Dekarbonisasi untuk Energi Bersih
Seiring dengan meningkatnya dampak perubahan iklim dan pengaruh emisi gas rumah kaca bagi bumi, masyarakat dunia didorong untuk mulai beralih ke sesuatu yang lebih aman bagi bumi. Clean energy atau energi bersih menjadi salah satu contohnya.
Table of Contents
TogglePengertian Clean Energy
Clean energy atau energi bersih didefinisikan sebagai jenis energi yang dihasilkan dari sumber terbarukan dan diproduksi tanpa emisi atau dengan emisi karbon yang rendah.
Berbeda dari energi fosil yang penggunaannya dapat menghasilkan emisi gas rumah kaca dan polutan lainnya, energi ini dianggap bersih karena tidak menghasilkan karbon dioksida dan polusi udara. Meminimalisasi kontribusi terhadap pemanasan global.
Energi surya, angin, hidrogen, geotermal, biomassa, dan lain sebagainya adalah beberapa contoh dari clean energy. Energi ini jumlahnya tidak terbatas, alami, dan dapat diperbarui secara terus-menerus.
Pada dasarnya, pemanfaatan macam-macam energi di atas telah lama dilakukan dalam banyak kegiatan. Baik dalam hal pemanasan, transportasi, penerangan, dan banyak lagi. Namun, saat Revolusi Industri dimulai, manusia pun kian beralih ke sumber energi yang dianggap lebih mudah. Baca Juga: Penerapan Energi Bersih di Indonesia
Manfaat Penerapan Clean Energy
Faktor penting dari adanya energi bersih tidak hanya karena penggunaannya tidak terbatas, namun juga karena sumber daya ini membantu mengurangi risiko krisis iklim yang tengah menjadi kekhawatiran dunia saat ini.
Clean energy memiliki peran yang penting dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan mitigasi perubahan iklim. Peralihan ke penggunaan energi bersih dan berkelanjutan berarti mendukung tercapainya tujuan keberlanjutan global.
Beberapa manfaat dari penggunaan energi bersih di antaranya:
- Membantu mereduksi emisi gas rumah kaca, mengurangi jejak karbon, dan berkontribusi dalam mencegah peningkatan dampak perubahan iklim.
- Mengurangi potensi terjadinya polusi udara dan air membantu menjaga masyarakat terhindar dari ancaman kesehatan akibat pencemaran.
- Mempromosikan konservasi lingkungan dan sumber daya alam.
- Mengurangi ketergantungan akan sumber daya fosil yang tidak dapat diperbaharui.
- Menjadi langkah dalam mengembangkan industri energi bersih, mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dan meningkatkan efisiensi energi.
Dengan beragam manfaatnya, hadirnya energi bersih diharapkan mampu menjadi sebuah solusi mumpuni yang tentunya berkelanjutan, ramah lingkungan, serta aman bagi ekosistem alam. Mendukung terciptanya dunia yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Contoh Implementasi Teknologi Clean Energy
Implementasi teknologi energi bersih saat ini mulai banyak dilakukan oleh pemerintah dari berbagai negara.
Mulai dari pembangkit listrik, biogas dan biomassa, kendaraan listrik, pemanfaatan hidrogen, dan contoh lainnya, semakin menarik perhatian. International Energy Agency (IEA) menyebut bahwa terdapat kemajuan dari penerapan energi bersih yang selaras dengan target pemcapaian emisi nol bersih pada 2050.
IEA juga mengungkapkan adanya kemajuan terkait penjualan mobil listrik yang melebihi 10 juta unit pada 2022. Amerika Serikat juga disebut sudah melakukan peralihan penggunaan pembangkit listrik guna tenaga air dan angin.
Dalam skala yang lebih kecil, banyak masyarakat dunia mulai memanfaatkan sinar matahari untuk memberi daya pada seluruh rumah. Beberapa rumah bertenaga surya bahkan menghasilkan listrik lebih dari cukup, sehingga pemilik rumah dapat menjual kelebihan listriknya kembali ke jaringan listrik.
Dibalik manfaatnya, implementasi energi bersih perlu melalui banyak tahapan dan didukung oleh ketersediaan infrastruktur, teknologi, dan dukungan investasi yang baik. Oleh karena itu, diharapkan energi bersih dapat benar-benar dimanfaatkan dalam kehidupan.
Selain memanfaatkan energi bersih, Anda juga dapat mulai berkontribusi dalam mencegah dampak emisi karbon dengan melakukan pengukuran untuk menemukan solusi penanganan yang tepat. Manfaatkan platform all-in-one dari Satuplatform dan dapatkan DEMO GRATIS di sini!
Similar Article
Satuplatform dan OJK Bahas Akselerasi Inovasi Generasi Baru melalui FGD “Accelerating the Next Generation of Innovators”
Perkembangan teknologi digital di Indonesia terus membuka peluang baru bagi startup untuk menciptakan solusi inovatif di berbagai sektor. Namun, pertumbuhan…
5 Ruang Terbuka Hijau di Jakarta Bebas Emisi
Jakarta identik dengan gedung tinggi, lalu lintas padat, dan aktivitas urban yang tidak pernah berhenti. Di tengah dinamika tersebut, ruang…
10 Strategi Efisiensi Energi yang Bisa Mulai Diterapkan di Perusahaan
Efisiensi energi semakin menjadi bagian penting dalam strategi keberlanjutan perusahaan. Bukan hanya karena dapat membantu menekan biaya operasional, tetapi juga…
Persetujuan Teknis Emisi: Apa yang Perlu Dipersiapkan Perusahaan?
Bagi perusahaan yang memiliki kegiatan dengan sumber emisi, pengendalian pencemaran udara bukan hanya persoalan teknis operasional. Perusahaan juga perlu memastikan…
Zero Waste sebagai Strategi Efisiensi Operasional, Untuk Kurangi Emisi Karbon
Zero waste sering dipandang sebagai program tanggung jawab sosial perusahaan yang berdiri sendiri, terpisah dari operasional inti bisnis. Padahal, jika…
Cara Melakukan Materiality Assessment untuk Laporan Keberlanjutan
Banyak perusahaan menyusun laporan keberlanjutan dengan memasukkan semua isu ESG yang bisa dipikirkan, mulai dari emisi karbon sampai kesejahteraan karyawan.…

