Seiring dengan meningkatnya pembahasan terkait topik lingkungan dan penerapan praktik ramah lingkungan dalam aktivitas bisnis, muncul kekhawatiran terkait tindakan mengelabui sebagai upaya mempermudah klaim keberlanjutan. Selain greenwashing, kini terdapat istilah greenhushing yang perlu untuk diketahui mendalam. Baca Juga: Green Marketing dan Penerapannya Di Indonesia
Greenwashing merujuk pada praktik di mana organisasi atau perusahaan mencoba melakukan klaim menyesatkan, berlebih, hingga tidak berdasar atas tindakan berkelanjutan atau ramah lingkungan yang dilakukan. Umumnya bertujuan untuk meningkatkan penjualan melalui penggunaan simbol keberlanjutan tanpa adanya substansi.
Namun, lain halnya dengan istilah greenhushing yang mengacu pada upaya perusahaan menyembunyikan kegiatan berkelanjutan.
Greenhushing
Table of Contents
ToggleApa Itu Greenhushing?
Greenhushing mengacu pada fenomena di mana sebuah organisasi atau perusahaan sebenarnya telah melakukan upaya signifikan dalam praktik keberlanjutan, namun memilih diam atau tidak bersuara mengenai tindakannya tersebut.
Menurut Xavier Font, Professor of Sustainability Marketing di Universitas Surrey, UK, alasan dibalik greenhushing yang dilakukan perusahaan adalah karena khawatir inisiatif berkelanjutan yang dilakukan terlihat kurang kompeten dan dapat menimbulkan konsekuensi negatif bagi perusahaan.
Selain itu, praktik greenhushing juga bisa jadi dilakukan perusahaan untuk menghindarkan mereka dari perhatian publik. Tidak dibahas membuat mereka merasa lebih aman.
Menurutnya, dibandingkan dengan praktik greenwashing, greenhushing mungkin lebih sering terjadi daripada yang masyarakat sadari. Hanya saja tidak terlihat karena disembunyikan.
Sebagai contoh, sebuah perusahaan telah berkontribusi mengurangi jejak karbon secara substansial serta mengadopsi praktik kepedulian lingkungan. Namun, hanya sebagian atau sedikit saja dari tindakan atau pencapaian ini yang dimuat dalam laporan keberlanjutan dan dihadirkan kepada publik.
Dengan demikian, tidak banyak yang dapat diketahui konsumen terkait apa-apa saja yang sudah perusahaan lakukan.
Dampak dari Greenhushing
Meskipun berbanding terbalik dari praktik greenwashing, fenomena ini juga dapat menimbulkan kerugian yang berdampak bagi perusahaan. Baca Juga: Company Culture Suatu Perusahaan
Greenhushing menyebabkan laporan keberlanjutan kurang transparan karena informasi yang diberikan perusahaan sangat terbatas. Fenomena ini juga dapat menjadikan perusahaan tampak tidak berkontribusi dalam aksi perlindungan lingkungan karena mereka memilih diam dan menyembunyikannya.
Lebih dari pada itu, greenhushing juga berdampak pada praktik yang mungkin keliru karena tidak adanya pengawasan yang tepat terhadap perusahaan. Konsumen jadi sulit untuk mengidentifikasi dan mendukung perusahaan yang melakukan praktik keberlanjutan secara tepat.
Cara Menghindari Greenhushing
Untuk mencegah terjadinya greenhushing –juga greenwashing–, penting bagi perusahaan untuk mempraktikkan transparansi, menyediakan bukti konkret terkait upaya keberlanjutan mereka, dan mengadopsi sertifikasi atau label keberlanjutan yang terverifikasi.
Penegakan hukum yang lebih ketat juga dapat memungkinkan dan memberikan lebih sedikit pilihan bagi organisasi atau perusahaan untuk melakukan praktik greenhushing. Target keberlanjutan yang jelas dan terarah dapat membantu perusahaan mewujudkan upaya tersebut secara efektif.
Your All-in-One Sustainability Platform
Satuplatform hadir untuk mencapai tujuan keberlanjutan dengan menjadi yang terdepan sesuai regulasi yang berlaku. Satuplatform adalah platform all-in-one yang menyediakan solusi komprehensif untuk ESG management, carbon accounting, dan sustainability reporting.
Dengan fitur-fitur Satuplatform, Anda dapat:
- Mengumpulkan dan menganalisis data ESG secara akurat dan efisien
- Melacak emisi karbon dan menetapkan target pengurangan emisi
- Menyusun laporan ESG yang memenuhi standar internasional dan nasional
Satuplatform juga didukung oleh tim ahli yang berpengalaman di bidang keberlanjutan bisnis. Tim ahli kami akan membantu memahami kebutuhan Anda dan mengimplementasikan solusi yang tepat. Hubungi Satuplatform dan dapatkan FREE DEMO sekarang! Wujudkan bisnis yang berkelanjutan, berdaya saing, dan bertanggung jawab bersama Satuplatform.
Similar Article
Membangun Karier di Sustainability: Seberapa Besar Peluang Green Jobs?
Survei global yang dilakukan oleh salah satu perusahaan Big Four menunjukkan bahwa 86% Gen Z dan 89% Milenial menganggap penting…
Pengaruh Sustainability Report terhadap Nilai Perusahaan: Mengapa Semakin Penting di Era ESG?
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap bisnis berkelanjutan, sustainability report menjadi salah satu dokumen penting. Dokumen ini umumnya digunakan perusahaan untuk…
Sustainability Report Manual vs Digital: Mana yang Lebih Efektif untuk Perusahaan Anda?
Menyusun sustainability report atau laporan keberlanjutan kini menjadi kebutuhan nyata bagi perusahaan di Indonesia bukan hanya bagi emiten publik yang…
ESG untuk Industri Fast-Moving Consumer Goods (FMCG)
Industri Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) adalah salah satu sektor dengan jejak lingkungan dan sosial terbesar di dunia. Dari rantai pasokan…
Panduan Membuat Baseline Emisi Karbon Perusahaan
Di tengah meningkatnya tekanan regulasi dan ekspektasi pemangku kepentingan terhadap keberlanjutan, semakin banyak perusahaan di Indonesia yang mulai menyusun strategi…
Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM): Ancaman atau Peluang bagi Ekspor Indonesia?
Uni Eropa (UE) tengah mengubah cara dunia berbisnis. Mulai 2026, setiap produk yang masuk ke pasar Eropa dari negara-negara di…

