Siapa sangka seekor maggot (BSF) atau larva dapat menjadi sebuah inovasi yang amat bermanfaat dalam membantu mengelola sampah organik secara lebih bertanggung jawab? Sampah organik merupakan salah satu isu dalam pengelolaan sampah sebab jumlahnya yang sangat tinggi.
Tidak hanya mengolah sampah organik menjadi kompos, opsi ramah lingkungan lain yang bisa digunakan yaitu dengan memanfaatkan BSF.
Baca Juga: Pengelolaan Sampah Organik Sisa Makanan di Restoran
Maggot tersebut berasal dari serangga bernama Black Soldier Flies atau BSF, salah satu jenis lalat berukuran besar yang keberadaannya kian populer sebagai solusi dalam upaya mengatasi permasalahan sampah di Indonesia.
Lebih daripada itu, kehadiran maggot BSF juga memberikan keuntungan yang beragam bagi manusia juga lingkungan. Sudahkah kamu mengenal lalat BSF dengan baik? Mari kita simak penjelasan di bawah ini.
Table of Contents
TogglePeran BSF dalam Mengolah Sampah Organik
Black Soldier Flies atau yang akan kita sebut BSF adalah tipe lalat yang lebih besar dari lalat biasa dan dikenal akan kemampuannya mengkonsumsi dan mengurangi sampah organik.
Maggot atau larva BSF merupakan pelahap yang sangat handal karena bisa mengkonsumsi dan menguraikan sampah organik sampai dengan dua kali berat tubuhnya. Setiap satu kilogram maggot BSF mampu mengkonsumsi 10 kilogram sampah organik dalam satu hari.
Dengan kemampuan makan yang kuat itu, BSF sangat efisien sebagai solusi dalam mengurai limbah organik seperti sisa makanan, limbah sayur, dll. Sebuah langkah yang ramah lingkungan dalam mendukung pengurangan sampah organik di tempat pembuangan akhir sampah (TPA).
Manfaat Melimpah dari BSF

Manfaat dari maggot BSF lebih dari sekadar itu, keuntungan lainnya termasuk:
- Pakan Ternak yang Kaya Nutrisi – Maggot BSF dapat menjadi pilihan pakan ternak yang berkualitas sebab mengandung protein tinggi dan lemak sehat. Banyak pelaku budidaya menjual maggot BSF kepada peternakan sebagai pakan untuk hewan ternak, unggas, dan ikan.
- Pupuk Organik Alami – Kotoran larva atau frass BSF bisa digunakan sebagai pupuk organik alami karena mengandung nitrogen, fosfor, dan kalium yang baik untuk menyuburkan tanaman.
- Peluang Usaha yang Menguntungkan – Belakangan ini budidaya BSF tengah ramai diminati sebab memberikan peluang usaha yang menguntungkan. Para pelaku budidaya BSF bisa menjual larva kering atau fresh yang dihasilkan untuk pakan hewan ternak, menjual pupuk hasil olahan ke petani atau rumah tangga, serta menawarkan kerjasama atau kemitraan untuk mengelola sampah organik.
Siklus Hidup Maggot BSF
Black Soldier Flies diketahui memiliki siklus hidup yang cukup singkat, yakni selama 45 sampai dengan 50 hari per individunya. Dilansir dari Walungan, tahapan hidup BSF terdiri dari telur, larva, pra-pupa, pupa, dan lalat dewasa. Berikut penjelasannya.
- Telur
Fase awal BSF adalah menjadi sebuah telur. BSF betina biasanya dapat menghasilkan 400-800 telur dalam satu kali berkembang biak. Fase ini berlangsung sekitar tiga sampai empat hari lamanya.
Butiran-butiran telur BSF ini kemudian akan menetas dan berubah menjadi larva kecil berbentuk bulat memanjang.
- Larva
Fase larva akan berjalan dengan waktu yang cukup lama, sekitar 25 sampai 30 hari dalam siklus hidup BSF.
Di fase inilah BSF berperan besar dalam mengolah sampah organik di mana larva fase larva akan secara produktif mengkonsumsi sampah organik dalam jumlah besar. Selama satu bulan itu, satu kilogram larva mampu mengkonsumsi sekitar 300 kilogram sampah organik.
- Pra-Pupa
Setelah makan banyak di fase larva, BSF kemudian akan puasa dan berhenti makan serta tubuhnya pun akan perlahan mulai berubah warna menjadi kusam dan menghitam.
Di fase ini peternak maggot akan memisahkan antara larva dan sampah organik, larva akan dipakai untuk berbagai keperluan sementara sampah organik akan dibuat kompos serta media pupuk yang disebut Kasgot (Bekas Maggot). Fase ini berlangsung pada usia BSF 40 sampai 45 hari.
- Pupa
Fase ini merupakan masa peralihan antara bentuk larva dan lalat dewasa. Secara perlahan, bagian atas kulit larva yang sudah mengeras akan terbuka bagian atasnya lalu muncul individu baru berbentuk lalat dewasa. Terjadi pada usia di atas 45 hari.
- Lalat Dewasa
BSF yang menjadi lalat dewasa berarti telah mencapai fase puncak. Lalat dewasa akan dikawinkan untuk kemudian berkembang biak. Lalat jantan biasanya akan mati setelah berhasil kawin dan lalat betina akan mati setelah menghasilkan telur.
BSF tidak menyebarkan penyakit seperti lalat rumah pada umumnya, tidak menggigit, dan justru membantu kita menangani sampah organik dengan cara yang lebih baik daripada membuangnya langsung ke tempat sampah.
Tentang Satuplatform
Satuplatform merupakan platform all-in-one yang menyediakan solusi komprehensif untuk ESG management, carbon accounting, dan sustainability reporting. Kami dapat membantu Anda mencapai tujuan keberlanjutan dengan menjadi yang terdepan sesuai regulasi yang berlaku.
Dengan fitur-fitur Satuplatform, Anda dapat:
- Mengumpulkan dan menganalisis data ESG secara akurat dan efisien
- Menghitung & mengelola emisi karbon dan menetapkan target pengurangan emisi
- Menyusun laporan ESG yang memenuhi standar internasional dan nasional
Satuplatform juga didukung oleh tim ahli yang berpengalaman di bidang keberlanjutan bisnis. Tim ahli kami akan membantu memahami kebutuhan Anda dan mengimplementasikan solusi yang tepat. Hubungi Satuplatform dan dapatkan FREE DEMO sekarang!
Wujudkan bisnis yang berkelanjutan, berdaya saing, dan bertanggung jawab bersama Satuplatform.
Similar Article
Satuplatform dan OJK Bahas Akselerasi Inovasi Generasi Baru melalui FGD “Accelerating the Next Generation of Innovators”
Perkembangan teknologi digital di Indonesia terus membuka peluang baru bagi startup untuk menciptakan solusi inovatif di berbagai sektor. Namun, pertumbuhan…
5 Ruang Terbuka Hijau di Jakarta Bebas Emisi
Jakarta identik dengan gedung tinggi, lalu lintas padat, dan aktivitas urban yang tidak pernah berhenti. Di tengah dinamika tersebut, ruang…
10 Strategi Efisiensi Energi yang Bisa Mulai Diterapkan di Perusahaan
Efisiensi energi semakin menjadi bagian penting dalam strategi keberlanjutan perusahaan. Bukan hanya karena dapat membantu menekan biaya operasional, tetapi juga…
Persetujuan Teknis Emisi: Apa yang Perlu Dipersiapkan Perusahaan?
Bagi perusahaan yang memiliki kegiatan dengan sumber emisi, pengendalian pencemaran udara bukan hanya persoalan teknis operasional. Perusahaan juga perlu memastikan…
Zero Waste sebagai Strategi Efisiensi Operasional, Untuk Kurangi Emisi Karbon
Zero waste sering dipandang sebagai program tanggung jawab sosial perusahaan yang berdiri sendiri, terpisah dari operasional inti bisnis. Padahal, jika…
Cara Melakukan Materiality Assessment untuk Laporan Keberlanjutan
Banyak perusahaan menyusun laporan keberlanjutan dengan memasukkan semua isu ESG yang bisa dipikirkan, mulai dari emisi karbon sampai kesejahteraan karyawan.…

