Ada yang menarik dari ajang sepak bola terbesar Eropa, yakni Euro 2024, yang baru saja selesai diselenggarakan pada 14 Juni sampai 14 Juli 2024 lalu. Sebab, penyelenggaraannya disebut berjalan dengan turut menerapkan konsep keberlanjutan melalui strategi Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola atau ESG.
Target yang dibuat oleh Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) ini telah diatur sejak proses penawaran berlangsung 4 tahun yang lalu. Penerapannya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik tentang topik keberlanjutan sosial dan lingkungan melalui penyelenggaraan sepak bola yang dikenal dapat mengundang minat besar.
Baca Juga: 5 Alasan Wujudkan Laporan Keberlanjutan yang Terintegrasi bersama Satuplatform

Euro 2024, yang bertuan rumahkan Jerman, berkomitmen untuk menerapkan berbagai inisiatif keberlanjutan dalam pelaksanaannya. Lalu, apa saja aspek-aspek keberlanjutan yang disasar pada Euro 2024. Berikut ini ialah beberapa aspek yang diperhatikan untuk memastikan turnamen ini ramah lingkungan, di antaranya:
Table of Contents
Toggle1. Keberlanjutan dalam Pengurangan Emisi Karbon
Dilansir dari laman resmi UEFA, Euro 2024 akan berupaya mengurangi jejak karbon turnamen melalui berbagai cara.
Di antaranya ialah dengan melakukan penyesuaian jadwal pertandingan, penyediaan transportasi yang efisien dan ramah lingkungan untuk penggemar, pemain, dan staf, insentif transportasi, serta pengukuran jejak karbon. Dengan membuat jadwal se-berkelanjutan mungkin tanpa mengorbankan keadilan, hal ini diharapkan dapat sangat mengurangi jumlah perjalanan bagi tim dan penggemar.
Euro 2024 direncanakan menghasilkan emisi karbon yang jauh lebih sedikit daripada Piala Dunia di Qatar – sekitar 490.000 ton dibandingkan dengan perkiraan 3,63 miliar dua tahun lalu.
2. Keberlanjutan dalam Pengelolaan Energi dan Infrastruktur Berkelanjutan
Stadion dan fasilitas yang digunakan di Euro 2024 akan memaksimalkan efisiensi dalam konsumsi energi dan air. Ini termasuk menggunakan sumber energi terbarukan untuk menyalakan stadion dan fasilitas terkait, termasuk panel surya dan turbin angin.
Upaya lainnya yang dilakukan untuk mengurangi penggunaan air yakni melalui pengelolaan grey water atau air limbah rumah tangga yang tidak terkontaminasi limbah.
3. Implementasi Ekonomi Sirkular untuk Mendukung Keberlanjutan
Penanganan sampah guna metode ekonomi sirkular, menjadi langkah yang dipilih untuk memaksimalkan aksi keberlanjutan yang dirancang. Timbulan sampah yang dihasilkan selama acara berlangsung, dikelola dengan prinsip 4R: Reuse, Reduce, Recycle, Recover.
4. Keberlanjutan dalam Perlindungan Hak Sosial
Penyelenggaraan Euro 2024 akan dirancang dengan memastikan kesejahteraan dan keselamatan semua peserta dan penonton terjaga melalui serangkaian tindakan komprehensif.
Fokus dalam hal ini, meliputi akses tayangan yang menjangkau semua kalangan, mencegah segala bentuk diskriminasi, mempromosikan budaya inklusivitas dan menghormati keberagaman, serta menjaga kesehatan fisik dan mental setiap orang yang terlibat dalam turnamen.
5. Tata Kelola Kegiatan yang Transparan
Euro 2024 mengadopsi bentuk perilaku yang transparan, bertanggung jawab, dan akuntabel dalam operasional acara, sejalan dengan prinsip internasional. Selain itu juga berbagi pengetahuan dan praktik baik dalam diskusi berkelanjutan dengan kota tuan rumah, mitra, dan pemangku kepentingan sepak bola lainnya untuk membentuk warisan yang berkelanjutan.
Sampai saat ini, belum tersedia informasi terkini terkait dampak keberlanjutan pasca Euro 2024. Namun, melalui langkah-langkah di atas, Euro 2024 telah berupaya tidak hanya menjadi ajang olahraga yang sukses, tetapi juga menjadi contoh bagaimana acara besar dapat dilaksanakan dengan dampak lingkungan yang minimal dan manfaat sosial yang maksimal.
Baca Juga: 5 Green-fluencer yang Dukung Keberlanjutan Lingkungan
Berkontribusi Terhadap Keberlanjutan
Pelaku usaha, bisnis, perusahaan juga dapat turut serta dalam perubahan menuju keberlanjutan. Salah satunya dengan melakukan pengukuran dan pemantauan emisi karbon secara teratur serta melaporkannya secara transparan kepada publik untuk dapat membantu perusahaan memahami dampak lingkungan dari operasinya dan menetapkan target-target pengurangan emisi.
Agar kegiatan pengukuran dan analisa emisi gas rumah kaca dapat dikerjakan secara lebih efektif, lakukan semua prosesnya bersama Satuplatform!
Satuplatform merupakan platform all-in-one yang menyediakan solusi komprehensif untuk ESG Management, Carbon Accounting, dan Sustainability Reporting. Kami dapat membantu Anda mencapai tujuan keberlanjutan dengan menjadi yang terdepan sesuai regulasi yang berlaku.
Dengan fitur-fitur Satuplatform, Anda dapat:
- Mengumpulkan dan menganalisis data ESG secara akurat dan efisien
- Melacak emisi karbon dan menetapkan target pengurangan emisi
- Menyusun laporan ESG yang memenuhi standar internasional dan nasional
Satuplatform juga didukung oleh tim ahli yang berpengalaman di bidang keberlanjutan bisnis. Tim ahli kami akan membantu memahami kebutuhan Anda dan mengimplementasikan solusi yang tepat. Hubungi Satuplatform dan dapatkan FREE DEMO sekarang!
Wujudkan bisnis yang berkelanjutan, berdaya saing, dan bertanggung jawab bersama Satuplatform.
Similar Article
Membangun Karier di Sustainability: Seberapa Besar Peluang Green Jobs?
Survei global yang dilakukan oleh salah satu perusahaan Big Four menunjukkan bahwa 86% Gen Z dan 89% Milenial menganggap penting…
Pengaruh Sustainability Report terhadap Nilai Perusahaan: Mengapa Semakin Penting di Era ESG?
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap bisnis berkelanjutan, sustainability report menjadi salah satu dokumen penting. Dokumen ini umumnya digunakan perusahaan untuk…
Sustainability Report Manual vs Digital: Mana yang Lebih Efektif untuk Perusahaan Anda?
Menyusun sustainability report atau laporan keberlanjutan kini menjadi kebutuhan nyata bagi perusahaan di Indonesia bukan hanya bagi emiten publik yang…
ESG untuk Industri Fast-Moving Consumer Goods (FMCG)
Industri Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) adalah salah satu sektor dengan jejak lingkungan dan sosial terbesar di dunia. Dari rantai pasokan…
Panduan Membuat Baseline Emisi Karbon Perusahaan
Di tengah meningkatnya tekanan regulasi dan ekspektasi pemangku kepentingan terhadap keberlanjutan, semakin banyak perusahaan di Indonesia yang mulai menyusun strategi…
Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM): Ancaman atau Peluang bagi Ekspor Indonesia?
Uni Eropa (UE) tengah mengubah cara dunia berbisnis. Mulai 2026, setiap produk yang masuk ke pasar Eropa dari negara-negara di…

