Table of Contents
ToggleFungsi Daur Karbon
Daur Karbon – Tidak dapat dipungkiri bahwa karbon merupakan elemen dasar yang penting untuk mendukung berjalannya proses biologis dan ekosistem di muka bumi.
Karbon berperan membentuk molekul yang dibutuhkan makhluk hidup serta menjadi senyawa yang selalu berkaitan dengan aktivitas sehari-hari dan berbagai proses alam. Mulai dari tumbuhan hingga manusia, seluruhnya bergantung pada karbon untuk bertahan hidup. Karbon juga membantu menjaga suhu Bumi tetap stabil dengan menahan panas matahari melalui peran karbon dioksida (CO2) dan metana (CH4).
Baca Juga: 5 Alasan Penting Terjadinya Daur Karbon
Tanpa karbon dioksida, bumi akan menjadi terlalu dingin dan tidak layak huni. Meski begitu, kelebihan CO2 dari aktivitas manusia justru dapat menyebabkan perubahan iklim dan pemanasan global. Karbon bergerak dalam siklus alami yang dikenal sebagai Siklus Karbon atau Daur Karbon. Melibatkan atmosfer, biosfer (makhluk hidup), hidrosfer (air), dan geosfer (tanah dan batuan).
Sudahkah kamu memahami tentang siklus karbon atau daur karbon? Mari kita bahas bersama dalam penjelasan di bawah ini!
Apa Itu Daur Karbon?

Sebagaimana dilansir dari situs Lindungi Hutan, siklus karbon atau daur karbon didefinisikan sebagai suatu siklus biogeokimia terjadinya pertukaran karbon antara atmosfer, biosfer, hidrosfer, dan geosfer, dengan biosfer, atmosfer, lautan, dan sedimen menjadi tempat penyimpanan atau reservoir.
Siklus biogeokimia sendiri ialah perputaran energi yang kompleks yang terjadi di lingkungan. Siklus ini dapat berlangsung di dalam tubuh organisme (biotik) dan lingkungan daratan maupun lautan (abiotik).
Sebagian besar karbon di bumi tersimpan dalam bebatuan dan sedimen. Kemudian, sisanya berada di lautan, atmosfer, dan organisme hidup dan terus bergerak sesuai dengan aliran yang tetap.
Terjadinya pertukaran atau daur karbon dapat membantu menjaga keseimbangan atmosfer. Pada dasarnya, bumi tidak pernah kehilangan sama sekali karbon kecuali disimpan di reservoir yang berperan sebagai penyerap karbon.
Bagaimana Contoh Proses Daur Karbon?
Terdapat berbagai cara terjadinya proses daur karbon di bumi, di antaranya proses fotosintesis, aktivitas respirasi, penggunaan transportasi, dan proses dekomposisi.
- Proses Fotosintesis
Proses fotosintesis menjadi awal mula daur karbon dimulai. Kegiatan ini biasanya melibatkan organisme dengan zat hijau seperti tumbuhan, alga, fitoplankton, hingga bakteri.
Tumbuhan yang melakukan fotosintesis akan mengubah air dan karbon dioksida menjadi glukosa dan oksigen dengan bantuan cahaya matahari. Selanjutnya glukosa digunakan sebagai sumber energi bagi tanaman dan oksigen dilepas untuk digunakan bernapas bagi organisme.
- Aktivitas Respirasi
Respirasi disebut juga aktivitas bernapas merupakan kegiatan yang rutin dilakukan makhluk hidup melibatkan pertukaran gas antar mereka dengan lingkungan.
Selain untuk bertahan hidup, respirasi juga berguna untuk menghancurkan atau memecah senyawa organik menjadi karbon dioksida dan air serta energi.
- Pembakaran Energi Fosil
Aktivitas pembakaran bahan bakar fosil menghasilkan karbon dioksida di atmosfer. Karbon yang terdapat di atmosfer nantinya akan diserap lagi melalui proses fotosintesis yang menjadi tahap awal dari daur karbon.
Akan tetapi, proses ini akan lebih sukar atau sulit dilakukan jika ada lebih banyak karbon di atmosfer daripada yang dapat diserap.
Apa Manfaat dari Proses Daur Karbon?
Proses daur karbon menjaga atmosfer tetap seimbang dan membantu membentuk iklim yang sehat.
Oleh karena karbon dioksida berperan dalam menentukan hangatnya bumi, maka terlalu sedikit CO2 bisa membuat bumi membeku. Sebaliknya, karbon dioksida yang terlalu banyak dapat menjadikan suhu bumi lebih panas yang mengarah pada terjadinya perubahan iklim.
Oleh karena itu, pemanfaatan karbon dalam energi dan industri harus dikontrol agar tidak merusak lingkungan.
Tentang Satuplatform
Satuplatform merupakan platform all-in-one yang menyediakan solusi komprehensif untuk ESG management, carbon accounting, dan sustainability reporting. Kami dapat membantu Anda mencapai tujuan keberlanjutan dengan menjadi yang terdepan sesuai regulasi yang berlaku.
Dengan fitur-fitur Satuplatform, Anda dapat:
- Mengumpulkan dan menganalisis data ESG secara akurat dan efisien
- Menghitung dan mengelola emisi karbon dan menetapkan target pengurangan emisi
- Menyusun laporan ESG yang memenuhi standar internasional dan nasional
Satuplatform juga didukung oleh tim ahli yang berpengalaman di bidang keberlanjutan bisnis. Tim ahli kami akan membantu memahami kebutuhan Anda dan mengimplementasikan solusi yang tepat. Hubungi Satuplatform dan dapatkan FREE DEMO sekarang!
Wujudkan bisnis yang berkelanjutan, berdaya saing, dan bertanggung jawab bersama Satuplatform!
Similar Article
Membangun Karier di Sustainability: Seberapa Besar Peluang Green Jobs?
Survei global yang dilakukan oleh salah satu perusahaan Big Four menunjukkan bahwa 86% Gen Z dan 89% Milenial menganggap penting…
Pengaruh Sustainability Report terhadap Nilai Perusahaan: Mengapa Semakin Penting di Era ESG?
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap bisnis berkelanjutan, sustainability report menjadi salah satu dokumen penting. Dokumen ini umumnya digunakan perusahaan untuk…
Sustainability Report Manual vs Digital: Mana yang Lebih Efektif untuk Perusahaan Anda?
Menyusun sustainability report atau laporan keberlanjutan kini menjadi kebutuhan nyata bagi perusahaan di Indonesia bukan hanya bagi emiten publik yang…
ESG untuk Industri Fast-Moving Consumer Goods (FMCG)
Industri Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) adalah salah satu sektor dengan jejak lingkungan dan sosial terbesar di dunia. Dari rantai pasokan…
Panduan Membuat Baseline Emisi Karbon Perusahaan
Di tengah meningkatnya tekanan regulasi dan ekspektasi pemangku kepentingan terhadap keberlanjutan, semakin banyak perusahaan di Indonesia yang mulai menyusun strategi…
Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM): Ancaman atau Peluang bagi Ekspor Indonesia?
Uni Eropa (UE) tengah mengubah cara dunia berbisnis. Mulai 2026, setiap produk yang masuk ke pasar Eropa dari negara-negara di…

