Carbon credit menjadi instrumen krusial bagi Indonesia dalam pengendalian emisi gas rumah kaca sambil membuka peluang ekonomi hijau. Artikel ini membahas peluang dan tantangan carbon credit di Indonesia, dengan fokus pada peraturan terbaru seperti Perpres 110/2025.
Table of Contents
TogglePengertian Carbon Credit
Carbon credit adalah sertifikat yang mewakili pengurangan satu ton CO2e dari proyek ramah lingkungan, seperti konservasi hutan atau energi terbarukan. Di Indonesia, mekanisme ini mendukung target Net Zero Emission 2060 melalui perdagangan di Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon). Instrumen ini memungkinkan emiten membeli kredit untuk kompensasi emisi, sekaligus mendorong investasi berkelanjutan.
Baca Juga : Carbon Credit Program: Strategi Efektif Mendukung Net Zero Emissions
Peraturan Terbaru Carbon Credit

Pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon (NEK) dan Pengendalian Emisi GRK Nasional, yang disebut sebagai “game changer”. Perpres ini mengatur alokasi karbon, perdagangan emisi, Sistem Registrasi Unit Karbon (SRUK), transparansi, serta pencegahan double counting. Pasar karbon nasional ditargetkan operasional penuh akhir Juni 2026, dengan transaksi besar mulai Juli 2026; SRUK uji coba Maret 2026.
Peluang Carbon Credit di Indonesia
Indonesia punya potensi kredit karbon 13,4 miliar ton CO2 hingga 2050, bernilai Rp41,7-127,98 triliun per tahun (asumsi US$5-15/ton). Secara keseluruhan, potensi ekonomi karbon capai US$565,9 miliar, ciptakan lapangan kerja hijau di reforestasi, pertanian berkelanjutan, dan ekowisata. IDXCarbon telah catat 8 proyek terdaftar hingga 2025, tingkatkan likuiditas dan posisi Indonesia sebagai carbon hub Asia.
Peluang lain termasuk pendanaan konservasi mangrove dan CCS (carbon capture storage), tarik investor global. Carbon trading juga dukung transisi energi, seperti pensiun dini PLTU batubara.
Tantangan Carbon Credit
Proses sertifikasi carbon credit rumit dan mahal, kendalikan partisipasi industri seperti geothermal—hanya 2 dari 7 generator yang lolos standar internasional. Harga fluktuatif (turun ke US$1/ton pasca-2009), minim transparansi, dan ketergantungan broker jadi hambatan. Risiko greenwashing dan manipulasi data emisi ancam kredibilitas, seperti kasus kredit palsu di negara berkembang.
Regulasi sektoral dan integrasi SRUK masih butuh harmonisasi untuk hindari greenwashing.
Strategi Mengatasi Tantangan
Perkuat SRUK untuk transparansi dan Mutual Recognition Agreement (MRA) dengan standar global, tanpa kurangi integritas. Kolaborasi OJK, KLHK, dan swasta percepat sertifikasi murah via IDXCarbon. Edukasi dan insentif pajak dorong partisipasi UMKM serta verifikasi independen cegah greenwashing.
Prospek Masa Depan
Dengan Perpres 110/2025, Indonesia optimis capai pasar karbon matang 2026, kontribusi signifikan ke PDB via NEK. IDXCarbon potensial jadi bursa terbesar Asia Tenggara, asal atasi tantangan integritas. Pelaku usaha disarankan mulai daftar proyek di SRUK untuk manfaatkan peluang ini.
Tentang Satuplatform – End-to-End ESG & Carbon Management Solution
Satuplatform adalah perusahaan konsultan dan penyedia teknologi platform terintegrasi untuk ESG Management, Carbon Accounting, dan Sustainability Strategy yang membantu perusahaan mengelola keberlanjutan secara menyeluruh. Mulai dari pengukuran emisi karbon, pengelolaan data ESG, penyusunan Sustainability Report, hingga implementasi strategi dekarbonisasi, Satuplatform menghadirkan solusi komprehensif yang terukur dan sesuai standar nasional maupun internasional.
Sebagai end-to-end solution partner, Satuplatform menggabungkan kekuatan teknologi digital dengan pendampingan konsultan ahli untuk memastikan transformasi keberlanjutan berjalan efektif, akurat, dan berdampak nyata bagi bisnis.
Solusi Terintegrasi Satuplatform meliputi:
-
Perhitungan dan monitoring emisi karbon (Scope 1, Scope 2, Scope 3)
-
ESG reporting & compliance sesuai standar nasional dan global
-
Dashboard analitik untuk pengambilan keputusan berbasis data
-
Training, capacity building & ESG awareness program untuk perusahaan
-
Pendampingan ahli dalam strategi dekarbonisasi dan sustainability transformation
Siap Memulai Perjalanan Bisnis Berkelanjutan?
Dapatkan FREE DEMO Satuplatform dan temukan bagaimana solusi end-to-end kami dapat membantu perusahaan Anda lebih siap regulasi, lebih transparan bagi investor, dan lebih unggul dalam praktik keberlanjutan.
Similar Article
Bioplastic dari Rumput Laut: Solusi Ramah Lingkungan untuk Masa Depan Bisnis Berkelanjutan
Mengenal Bioplastic dari Rumput Laut Bioplastic dari rumput laut (alga) menjadi salah satu inovasi material ramah lingkungan yang semakin menarik…
Menuju Hubungan Kelautan Dunia: Potensi Ekonomi Biru Indonesia Sebagai Pusat Global
Bersama World Economic Forum (WEF), Indonesia menjadi tuan rumah Ocean Impact Summit (OIS) pertama yang digelar di Bali pada 8–9…
Tren Sustainability 2026 yang Wajib Dipahami Perusahaan
Isu keberlanjutan atau sustainability kini bukan lagi sekadar tren tambahan dalam strategi perusahaan, melainkan telah menjadi bagian penting dalam arah…
Tantangan Pengumpulan Data ESG di Perusahaan Multi-Site
Penerapan ESG (Environmental, Social, and Governance) kini menjadi bagian penting dalam strategi bisnis modern. Tidak hanya perusahaan besar global, perusahaan…
Hubungan Carbon Accounting dan Sustainability Report dalam Mendukung ESG Perusahaan
Perusahaan tidak lagi hanya dituntut menghasilkan keuntungan, tetapi juga harus mampu menunjukkan tanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial. Dalam konteks…
Kesalahan Umum dalam Penyusunan Sustainability Report
Kesadaran terhadap pentingnya praktik bisnis berkelanjutan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan kini tidak hanya dinilai dari performa finansial,…

