Supply Chain atau Rantai Supply adalah adalah serangkaian proses bisnis yang menghubungkan beberapa aktor untuk peningkatan nilai tambah bahan baku/produk dan mendistribusikannya kepada konsumen.
Rantai pasokan terdiri dari jaringan individu, organisasi, sumber daya, aktivitas, dan teknologi yang terhubung dan terlibat dalam pembuatan dan penjualan produk atau layanan. Rantai pasokan dimulai dengan pengiriman bahan mentah dari pemasok ke produsen dan berakhir dengan pengiriman produk atau layanan jadi ke konsumen akhir. Baca Juga : Penilaian Daur Hidup (LCA) Untuk Menciptakan Bisnis Berkelanjutan
Table of Contents
ToggleSatuplatform Dalam Penilaian Aspek Rantai Supply
Satuplatform didirikan untuk membantu bisnis dan korporasi untuk dapat bertransisi menjadi bisnis yang berkelanjutan dimana setiap keputusan bisnis yang diambil selalu mempertimbangkan aspek keberlanjutan. Baca Juga : Partisipasi Perusahaan Dalam Sustainability Business
Satuplatform adalah platform penilaian berkelanjutan bagi bisnis dan korporasi. Dengan
Satuplatform Anda dapat melakukan evaluasi aspek lingkungan, tenaga kerja dan HAM, etika, dan rantai suplai bisnis Anda, serta mendapatkan rencana tindakan perbaikan guna mewujudkan bisnis yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Solusi Satuplatform dirancang untuk :
- Membantu memahami kinerja keberlanjutan perusahaan melalui penilaian keberlanjutan
Satuplatform - Mendorong peningkatan kinerja perusahaan dari setiap tindakan korektif
- Memanfaatkan fitur dokumen kontrol untuk menyimpan dokumen dan memonitor masa berlaku dokumen
- Mempromosikan transparansi tentang praktik keberlanjutan perusahaan kepada
perusahaan lain - Mengomunikasikan komitmen keberlanjutan perusahaan kepada mitra dagang
Metodologi Penilaian Keberlanjutan
Metode penilaian keberlanjutan Satuplatform menerapkan praktik terbaik (best practice) global dan mengacu pada pedoman internasional yaitu Global Reporting Initiative (GRI), International Organization for Standardization (ISO), International Labour Organization (ILO), United Nation Global Compact (UNGC), PROPER, dan pedoman nasional yaitu Undang-undang dan peraturan-peraturan yang berlaku di negara masing-masing, yang kemudian dikelompokkan menjadi empat tema penilaian yaitu tema Lingkungan, Tenaga Kerja & HAM, Etika, dan Rantai Suplai.
Kriteria Penilaian Satuplatform Dalam Aspek Rantai Supply
Terdapat beberapa kriteria sebagai berikut :
- Kriteria standar lingkungan dalam rantai pasokan
- Kriteria standar sosial dalam rantai pasokan
- Kriteria Life Cycle Assessment (LCA)
Aspek Penilaian Satuplatform Dalam Rantai Supply
Terdapat beberapa aspek penilaian dalam Rantai Supply seperti berikut ini :
Standar dan Kriteria Pengadaan Keberlanjutan
Terdapat beberapa standar dan kriteria yang berlaku dalam pengadaan keberlanjutan seperti :
- standar lingkungan yang digunakan untuk mempertimbangkan saat memilih Pemasok
- standar sosial yang digunakan untuk mempertimbangkan saat memilih Pemasok
- standar lain yang digunakan dalam pengadaan keberlanjutan.
Tindakan Integrasi Faktor Sosial dan Lingkungan Dalam Pengadaan Keberlanjutan
Beberapa tindakan terkait integrasi faktor sosial dan lingkungan dalam pengadaan keberlanjutan seperti
- Memiliki kode etik Pemasok agar bertanggung jawab terhadap aspek sosial dan lingkungan
- Memiliki Pemasok yang telah menandatangani kontrak yang mencakup klausul lingkungan, tenaga kerja & HAM, dan etika
- Memiliki prosedur dan menerapkan sanksi terhadap tindakan yang dilakukan secara sengaja dan mencolok dilanggar
- Menerapkan prosedur mekanisme pengaduan dalam pengadaan keberlanjutan (grievance system report)
- Melakukan manajemen rantai pasokan
- Melakukan seleksi terhadap Pemasok baru menggunakan kriteria dan standar yang dimiliki
- Menerapkan tindakan lain yang terkait dengan faktor sosial dan lingkungan dalam pengadaan keberlanjutan
Menerapkan Penilaian Daur Hidup (LCA)
- Memberikan keseluruhan laporan LCA yang menyatakan bahwa Perusahaan telah melaksanakan penilaian daur hidup dari akuisisi bahan baku, produksi, penggunaan, pengolahan akhir, daur ulang, sampai pembuangan akhir
- Melampirkan keseluruhan laporan LCA yang menyatakan bahwa Perusahaan telah melaksanakan penilaian daur hidup yang meliputi akusisi bahan baku sampai proses produksi
- Melampirkan keseluruhan laporan LCA yang menyatakan bahwa Perusahaan telah melaksanakan penilaian daur hidup yang meliputi hanya proses produksi dan/atau jasa
Ingin informasi lebih lanjut terkait penilaian dalam aspek rantai supply bisa cek disini. Siap untuk Mewujudkan Bisnis yang Berkelanjutan?
Similar Article
Satuplatform dan OJK Bahas Akselerasi Inovasi Generasi Baru melalui FGD “Accelerating the Next Generation of Innovators”
Perkembangan teknologi digital di Indonesia terus membuka peluang baru bagi startup untuk menciptakan solusi inovatif di berbagai sektor. Namun, pertumbuhan…
5 Ruang Terbuka Hijau di Jakarta Bebas Emisi
Jakarta identik dengan gedung tinggi, lalu lintas padat, dan aktivitas urban yang tidak pernah berhenti. Di tengah dinamika tersebut, ruang…
10 Strategi Efisiensi Energi yang Bisa Mulai Diterapkan di Perusahaan
Efisiensi energi semakin menjadi bagian penting dalam strategi keberlanjutan perusahaan. Bukan hanya karena dapat membantu menekan biaya operasional, tetapi juga…
Persetujuan Teknis Emisi: Apa yang Perlu Dipersiapkan Perusahaan?
Bagi perusahaan yang memiliki kegiatan dengan sumber emisi, pengendalian pencemaran udara bukan hanya persoalan teknis operasional. Perusahaan juga perlu memastikan…
Zero Waste sebagai Strategi Efisiensi Operasional, Untuk Kurangi Emisi Karbon
Zero waste sering dipandang sebagai program tanggung jawab sosial perusahaan yang berdiri sendiri, terpisah dari operasional inti bisnis. Padahal, jika…
Cara Melakukan Materiality Assessment untuk Laporan Keberlanjutan
Banyak perusahaan menyusun laporan keberlanjutan dengan memasukkan semua isu ESG yang bisa dipikirkan, mulai dari emisi karbon sampai kesejahteraan karyawan.…

