GHG Protocol – Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) menjadi salah satu faktor yang dapat memperparah dampak perubahan iklim. Gas-gas tersebut menciptakan efek rumah kaca dan berperan dalam peningkatan suhu global. Beberapa gas rumah kaca yang meliputi Karbon Dioksida (CO2), Metana (CH4), Nitrous Oksida (N2O), Hidrofluorokarbon (HFC), Perfluorokarbon (PFC), dan Sulfur Hexafluoride (SF6) umumnya diproduksi dari berbagai sumber aktivitas manusia.
Hal inilah yang perlu dibatasi demi meminimalisir krisis perubahan iklim dan mewujudkan masa depan yang cerah. Oleh karena itu, diperlukan riwayat penghitungan dan pencatatan produksi emisi GRK guna menjalankan upaya pengurangan dan melakukan efisiensi emisi GRK dalam kegiatan industri. Baca Juga: Emisi CO2 Uni Eropa Capai Titik Terendah dalam 60 Tahun, Kok Bisa?
Greenhouse Gas Protocol hadir untuk membantu perusahaan menghitung emisi gas rumah kaca dan mengukur manfaat proyek mitigasi perubahan iklim.
GHG Protocol
Table of Contents
ToggleApa Itu Greenhouse Gas Protocol?
Greenhouse Gas Protocol (GHG Protocol) merupakan suatu kerangka kerja global yang digunakan sebagai panduan dalam hal mengukur, mengelola, dan melaporkan emisi GRK. Kerangka tersebut dirancang untuk membantu berbagai pihak, baik dari sektor publik dan swasta, mengidentifikasi, mengukur, dan mengelola dampak GRK mereka terhadap perubahan iklim.
GHG Protocol dikembangkan secara bersama-sama oleh pemerintah, lembaga dan perusahaan dunia yang tergabung dalam World Resources Institute (WRI) dan World Business Council for Sustainable Development (WBCSD).
Pedoman perhitungan dan pelaporan GRK yang disediakan dapat digunakan secara luas dan fleksibel oleh berbagai jenis organisasi di dunia. Terdapat tiga pendekatan jenis dan lingkup emisi yang diukur, di antaranya:
- Scope 1 (Emisi langsung),
- Scope 2 (Emisi tidak langsung terkait dengan konsumsi energi), dan
- Scope 3 (Emisi tidak langsung terkait dengan nilai rantai pasokan.
Alasan Dibentuknya GHG Protocol
GHG Protocol atau Protokol GRK dibuat atas dasar kesadaran diperlukannya standar perhitungan dan pelaporan GRK bagi organisasi atau perusahaan yang memiliki standar internasional.
Pada tahun 90-an, World Resources Institute (WRI) bersama perusahaan internasional kala itu sempat menerbitkan sebuah laporan yang memuat hasil indetifikasi dan agenda aksi dalam mengatasi perubahan iklim. Laporan tersebut berjudul “Safe Climate, Sound Business.”
Inisiatif yang sama pun dilakukan oleh WBCSD. Hingga pada akhirnya kedua lembaga ini bertemu untuk berdiskusi mengenai panduan perhitungan dan pelaporan GRK yang dapat digunakan secara bersama-sama oleh organisasi seluruh dunia.
GHG Protocol pun terus berkembang dan diperbarui di setiap masanya untuk mencerminkan perkembangan terbaru dalam ilmu pengetahuan dan praktik pengukuran emisi. Versi-versi terbaru dari GHG Protocol telah mencakup penyempuranaan berdasarkan pengalaman praktis dan pembaruan ilmiah.
Manfaat Mengaplikasikan GHG Protocol
GHG Protocol menjadi alat penting dalam upaya global untuk memahami dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Tidak hanya itu, laporan ini juga seringkali berperan sebagai penyedia data yang krusial bagi investor bila diperlukan.
Penggunaan GHG Protocol membantu organisasi untuk mengukur dampak lingkungan mereka secara konsisten dan sesuai dengan standar global, sehingga mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.
Your All-in-One Sustainability Platform
Satuplatform hadir untuk mencapai tujuan keberlanjutan dengan menjadi yang terdepan sesuai regulasi yang berlaku. Satuplatform adalah platform all-in-one yang menyediakan solusi komprehensif untuk ESG management, carbon accounting, dan sustainability reporting.
Dengan fitur-fitur Satuplatform, Anda dapat:
- Mengumpulkan dan menganalisis data ESG secara akurat dan efisien
- Melacak emisi karbon dan menetapkan target pengurangan emisi
- Menyusun laporan ESG yang memenuhi standar internasional dan nasional
Satuplatform juga didukung oleh tim ahli yang berpengalaman di bidang keberlanjutan bisnis. Tim ahli kami akan membantu memahami kebutuhan Anda dan mengimplementasikan solusi yang tepat. Hubungi Satuplatform dan dapatkan FREE DEMO sekarang! Wujudkan bisnis yang berkelanjutan, berdaya saing, dan bertanggung jawab bersama Satuplatform.
Similar Article
Bioplastic dari Rumput Laut: Solusi Ramah Lingkungan untuk Masa Depan Bisnis Berkelanjutan
Mengenal Bioplastic dari Rumput Laut Bioplastic dari rumput laut (alga) menjadi salah satu inovasi material ramah lingkungan yang semakin menarik…
Menuju Hubungan Kelautan Dunia: Potensi Ekonomi Biru Indonesia Sebagai Pusat Global
Bersama World Economic Forum (WEF), Indonesia menjadi tuan rumah Ocean Impact Summit (OIS) pertama yang digelar di Bali pada 8–9…
Tren Sustainability 2026 yang Wajib Dipahami Perusahaan
Isu keberlanjutan atau sustainability kini bukan lagi sekadar tren tambahan dalam strategi perusahaan, melainkan telah menjadi bagian penting dalam arah…
Tantangan Pengumpulan Data ESG di Perusahaan Multi-Site
Penerapan ESG (Environmental, Social, and Governance) kini menjadi bagian penting dalam strategi bisnis modern. Tidak hanya perusahaan besar global, perusahaan…
Hubungan Carbon Accounting dan Sustainability Report dalam Mendukung ESG Perusahaan
Perusahaan tidak lagi hanya dituntut menghasilkan keuntungan, tetapi juga harus mampu menunjukkan tanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial. Dalam konteks…
Kesalahan Umum dalam Penyusunan Sustainability Report
Kesadaran terhadap pentingnya praktik bisnis berkelanjutan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan kini tidak hanya dinilai dari performa finansial,…

