Perjalanan menuju ekosistem rendah karbon di Indonesia semakin kuat dengan hadirnya inovasi-inovasi baru dari berbagai startup teknologi yang menawarkan solusi konkret untuk menghadapi perubahan iklim. Pada gelaran Indonesia Climate Change Forum (ICCF) yang diselenggarakan oleh Emil Salim Institute, Satuplatform mencatatkan pencapaian penting dengan berhasil masuk dalam Top 5 Climate Startup Indonesia. Pengakuan ini menjadi momentum besar bagi Satuplatform untuk memperkuat perannya dalam mendorong transformasi keberlanjutan melalui manajemen karbon dan ESG berbasis teknologi.

ICCF menjadi salah satu forum nasional paling strategis yang mempertemukan para pemimpin industri, pembuat kebijakan, akademisi, serta inovator di bidang lingkungan dan iklim. Tahun ini, acara tersebut digelar di Jakarta Convention Center (JCC) dan menghadirkan ratusan peserta yang berasal dari berbagai sektor, mulai dari pemerintah, perusahaan besar, hingga lembaga internasional. Dalam forum tersebut, setiap startup yang masuk nominasi diundang untuk mempresentasikan solusi yang mereka tawarkan di hadapan dewan juri dan peserta forum.
Satuplatform Menawarkan Solusi Terintegrasi untuk Masa Depan Rendah Karbon
Dalam sesi presentasi di JCC, perwakilan Satuplatform menyoroti bagaimana platform ini mengintegrasikan carbon management, ESG reporting, supplier sustainability management, serta carbon credit solutions dalam satu ekosistem digital. Dengan pendekatan all-in-one, Satuplatform menjawab tantangan terbesar perusahaan saat ini: kebutuhan terhadap sistem yang efisien, akurat, dan mudah digunakan untuk menghitung, mengelola, serta melaporkan emisi karbon sesuai standar nasional maupun internasional.
Melalui dashboard yang intuitif dan automasi perhitungan emisi, Satuplatform menekankan bahwa perusahaan tidak lagi harus bekerja secara manual atau menggunakan banyak platform berbeda untuk memenuhi kewajiban keberlanjutan. Presentasi tersebut mendapatkan perhatian khusus dari para peserta karena Satuplatform menampilkan studi kasus kolaborasi nyata bersama beberapa perusahaan di sektor manufaktur, energi, perikanan, dan transportasi. Data tersebut membuktikan bahwa penggunaan teknologi mampu mempercepat proses transisi menuju Net Zero tanpa mengurangi akurasi maupun transparansi data.
Pengakuan dari Emil Salim Institute dan ICCF
Terpilihnya Satuplatform sebagai Top 5 Climate Startup bukan hanya berdasarkan inovasi teknologi, tetapi juga relevansi dan dampaknya dalam mendukung agenda iklim nasional. Dewan juri menyoroti bahwa Satuplatform tidak hanya mengembangkan software, tetapi juga membangun kerangka kerja keberlanjutan yang dapat diadopsi oleh perusahaan dari berbagai skala. Pendekatan ini selaras dengan kebutuhan Indonesia untuk mempercepat implementasi carbon accounting, meningkatkan integritas data, dan mendorong perusahaan lebih bertanggung jawab terhadap jejak karbonnya.
ICCF, yang dikenal sebagai forum kebijakan iklim lintas sektor, menilai bahwa startup seperti Satuplatform memainkan peran penting sebagai “enabler” untuk transisi energi, praktik bisnis yang lebih hijau, dan peningkatan integritas pasar karbon.
Langkah ke Depan: Memperkuat Ekosistem Keberlanjutan Indonesia
Keberhasilan ini menjadi titik awal bagi Satuplatform untuk melebarkan dampak keberlanjutan secara nasional. Dalam kesempatan tersebut, Satuplatform juga menyampaikan komitmennya untuk terus mengembangkan fitur-fitur baru, memperluas kolaborasi lintas sektor, serta mendukung perusahaan dalam journey menuju Net Zero Emission.
Dengan dukungan komunitas iklim seperti ICCF dan Emil Salim Institute, langkah Satuplatform menjadi semakin kuat untuk berkontribusi dalam menciptakan masa depan Indonesia yang lebih bersih, tangguh, dan berkelanjutan.
Table of Contents
ToggleTentang Satuplatform
Satuplatform adalah perusahaan konsultan dan penyedia solusi digital terintegrasi untuk ESG & Climate Management yang membantu perusahaan mengoptimalkan pengelolaan data keberlanjutan, menghitung emisi karbon, dan menyusun laporan keberlanjutan (Sustainability Report) yang sesuai dengan standar nasional maupun internasional.
Selain solusi digital, Satuplatform juga menyediakan program training dan capacity building yang dirancang untuk memperkuat pemahaman praktis mengenai manajemen karbon, pelaporan ESG, dan strategi dekarbonisasi di berbagai sektor industri.
Dengan dukungan tim ahli yang berpengalaman di bidang karbon, lingkungan, dan tata kelola keberlanjutan, Satuplatform berkomitmen untuk mendukung percepatan aksi iklim dan transformasi bisnis berkelanjutan di Indonesia, sejalan dengan visi menuju masa depan rendah emisi dan berdaya saing hijau.
Dapatkan FREE DEMO untuk menjelajah bagaimana solusi kami dapat membantu perjalanan bisnis Anda lebih hijau.
Similar Article
Satuplatform Bawa Inovasi Carbon & ESG Management di Demo Day OJK Fintech Accelerator 2026
Jakarta, 27 Agustus 2026 — Perkembangan teknologi digital membuka peluang baru bagi perusahaan rintisan untuk menghadirkan solusi yang menjawab kebutuhan…
Bencana Karhutla Mengancam Hutan Konservasi dan Penyerapan Karbon
Karhutla (kebakaran hutan dan lahan) bukan hanya persoalan lingkungan yang menyebabkan kerusakan ekosistem dan hilangnya keanekaragaman hayati. Bencana ini juga…
Menghitung Jejak Karbon: Langkah Awal Perusahaan Mengurangi Emisi dan Menghadapi Perubahan Iklim
Perubahan iklim semakin mendorong perusahaan untuk memahami dan mengelola dampak lingkungan dari aktivitas bisnisnya. Salah satu langkah penting yang dapat…
Pemanasan Global dan Bencana di Indonesia: Mengapa Menghitung Jejak Karbon Itu Penting?
Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan alam dan keanekaragaman hayati yang tinggi. Namun, di saat yang sama, Indonesia juga menghadapi…
Mengapa Kota-Kota di Indonesia Semakin Panas? Mengenal Fenomena Urban Heat Island dan Dampak Iklimnya
Jakarta, Surabaya, Bekasi, hingga Palembang belakangan kerap muncul dalam daftar wilayah dengan suhu harian tertinggi di Indonesia. Bagi warga yang…
Meningkatnya Frekuensi Cuaca Ekstrem di Indonesia: Bagaimana Data Menunjukkan Dampak Perubahan Iklim?
Banjir bandang, angin kencang, hingga siklon tropis yang belakangan lebih sering muncul di pemberitaan bukan sekadar kesan subjektif. Badan Meteorologi,…

