Pada tanggal 7 September 2024, Satuplatform menghadiri Indonesia Youth Sustainability Forum (IYSF) 2024 yang diselenggarakan oleh Bakrie Center Foundation (BCF) di Menara Kuningan, Jakarta Selatan. Forum ini merupakan platform penting bagi generasi muda untuk berbagi pengetahuan, ide, dan strategi dalam menangani tantangan keberlanjutan dan perubahan iklim. Selama acara, yang terdiri dari lima sesi berfokus pada berbagai aspek keberlanjutan, perwakilan Satuplatform aktif terlibat dalam diskusi dan jejaring dengan partisipan lainnya.
Dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo mengapresiasi forum pemuda Indonesia Youth Sustainability Forum (IYSF) 2024 yang dihadiri oleh lebih dari 8.000 peserta baik secara daring maupun luring yang mau belajar dan peduli soal isu keberlanjutan.
Table of Contents
ToggleSesi-Sesi Utama di IYSF 2024
1. Sesi Pertama: Transisi Energi
Sesi pertama IYSF 2024 membahas topik penting tentang transisi energi dan menghadirkan para pembicara terkemuka seperti Nadia Habibie, Aufar Satria, Fadli Rahman dari Youth Energy Council & Environment Council, serta Ronald Sinaga dari Helio Synar Energy. Diskusi ini mengeksplorasi berbagai strategi dan inovasi dalam transisi menuju sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Pembicara berbagi wawasan mengenai tantangan dan peluang dalam mempercepat adopsi teknologi energi terbarukan serta peran generasi muda dalam mendukung perubahan ini.
2. Sesi Kedua: Ekonomi Biru
Sesi kedua IYSF 2024 berfokus pada ekonomi biru, yang merupakan pendekatan untuk memanfaatkan sumber daya laut secara berkelanjutan. Janis Argeswara dari Marine Megafauna Foundation, Bimo Soewadji dari Carbon Ethics, dan Bustar Maitar dari EcoNusa Foundation membahas bagaimana ekonomi biru dapat mendukung perlindungan ekosistem laut dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Christy Zakarias, Indonesia Y20 Delegates in Climate Change, bertindak sebagai moderator, mengarahkan diskusi dan menjelaskan bagaimana kebijakan dan prakarsa internasional dapat mempengaruhi ekonomi biru.
3. Sesi Ketiga: Human Capital, Technology, & Innovation
Topik ini dibawakan oleh Tommy Tjiptadjaja dari Greenhope, Andhika Sudarman dari Dealls, dan Utari Octavianty dari Aruna. Sesi ini mengkaji bagaimana pengembangan modal manusia, teknologi, dan inovasi dapat berkontribusi pada solusi keberlanjutan yang lebih efektif. Diskusi ini menyoroti peran penting teknologi dan inovasi dalam mengatasi tantangan lingkungan serta bagaimana generasi muda dapat memanfaatkan peluang ini untuk berkontribusi pada perubahan positif.
4. Sesi Keempat: History, Culture, and Heritage
Sesi ini pada IYSF 2024 menghadirkan Gita Wirjawan, Kevindra Soemantri, dan Era Soekamto, yang membahas hubungan antara sejarah, budaya, dan warisan dalam konteks keberlanjutan. Mereka menjelaskan bagaimana pemahaman dan pelestarian budaya lokal dapat mendukung upaya keberlanjutan dan memperkuat identitas komunitas. Diskusi ini juga membahas bagaimana warisan budaya dapat diintegrasikan dalam strategi konservasi dan pembangunan berkelanjutan.
5. Sesi Kelima: Penerapan Sustainable Living dalam Kehidupan Sehari-hari
Sebagai penutup, sesi ini membahas penerapan prinsip hidup berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari. Intan Anggita dari Setali Indonesia, Bukhi Prima dari Sustainable Practitioner, dan Soraya Cassandra dari Kebun Kumara membagikan pengalaman mereka dalam menerapkan praktik berkelanjutan di berbagai aspek kehidupan. Mereka memberikan inspirasi dan motivasi bagi generasi muda untuk mengadopsi gaya hidup yang lebih ramah lingkungan dan berkontribusi pada pelestarian planet kita.
Indonesia Youth Sustainability Forum 2024 telah memberikan platform yang sangat berharga bagi generasi muda untuk mengeksplorasi berbagai topik keberlanjutan dan terlibat dalam diskusi yang mendalam. Melalui sesi-sesi yang informatif dan inspiratif, peserta memperoleh wawasan dan motivasi untuk terlibat dalam upaya menangani perubahan iklim dan kerusakan lingkungan.
Satuplatform di IYSF 2024
Kehadiran Satuplatform di acara ini, menunjukkan komitmen kami untuk mendukung dan mempromosikan inisiatif yang melibatkan generasi muda dalam keberlanjutan. Dengan berjejaring selama forum, kami terus berupaya untuk memperkuat kontribusi kami dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan dan inklusif.
Similar Article
Zero Waste sebagai Strategi Efisiensi Operasional, Untuk Kurangi Emisi Karbon
Zero waste sering dipandang sebagai program tanggung jawab sosial perusahaan yang berdiri sendiri, terpisah dari operasional inti bisnis. Padahal, jika…
Cara Melakukan Materiality Assessment untuk Laporan Keberlanjutan
Banyak perusahaan menyusun laporan keberlanjutan dengan memasukkan semua isu ESG yang bisa dipikirkan, mulai dari emisi karbon sampai kesejahteraan karyawan.…
Panduan Lengkap POJK 51: Siapa Wajib Lapor dan Sanksinya
Sejak beberapa tahun terakhir, laporan keberlanjutan bukan lagi dokumen tambahan yang boleh ada atau tidak. Bagi banyak perusahaan di Indonesia,…
Panduan Dasar Green Bond di Indonesia
Kebutuhan pendanaan untuk proyek ramah lingkungan terus meningkat, mulai dari energi terbarukan, transportasi rendah emisi, hingga pengelolaan limbah yang lebih…
Proyek Karbon di Sistem Registri Unit Karbon (SRUK)
Proyek karbon di Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) menjadi salah satu topik yang semakin penting bagi perusahaan, pengembang proyek, dan…
Panduan Persiapan Penyusunan Sustainability Report
Mengapa Sustainability Report Menjadi Kebutuhan Perusahaan? Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), sustainability report…

