Bisakah Menjadikan Kegiatan Pertambangan Lebih Ramah Lingkungan?
Pertambangan menjadi satu dari sekian aktivitas manusia yang termasuk ke dalam faktor yang dapat mempengaruhi kondisi iklim dan mengganggu lingkungan alam. Baca juga: Ancaman Kerusakan Lingkungan dari Aktivitas Pertambangan Pertambangan dilakukan untuk mendapatkan sumber daya alam yang berharga seperti mineral, logam, batu bara, dan bahan tambang lainnya. Industri ini masih diperlukan untuk mendukung berbagai sektor ekonomi juga memenuhi kebutuhan manusia. Meski begitu, aktivitas pertambangan memiliki dampak yang signifikan bagi lingkungan dan sosial. Pertambangan masih sering kali berjalan tanpa berorientasi pada alam sehingga menimbulkan sisa berupa pencemaran lingkungan dan berdampak negatif pada kesehatan manusia. Baca Juga: Jejak Karbon di Industri Pangan Lalu mungkinkah aktivitas pertambangan berjalan lebih ramah lingkungan dan baik bagi bumi? Dampak Aktivitas Pertambangan Industri ekstraktif atau pertambangan menyebabkan dampak paling dramatis terhadap lingkungan alam dan kesehatan manusia. Jejak operasinya sering kali berbekas dan tidak akan hilang dalam waktu yang lama. Bahkan para pekerja di industri ini tidak seluruhnya memikirkan dampak yang bisa timbul setelahnya. Beberapa dampak utama aktivitas pertambangan di antaranya: Praktik pertambangan yang bertanggung jawab, berkelanjutan, dan berbasis pada prinsip-prinsip keberlanjutan sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan pelestarian lingkungan serta kesejahteraan masyarakat. Penting juga untuk menggabungkan upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dalam aktivitas pertambangan. Bertujuan agar dapat mencapai keseimbangan antara kebutuhan sumber daya dan pelestarian lingkungan serta memperhitungkan dampaknya terhadap perubahan iklim global. Menerapkan Sustainable Mining International Energy Forum terus berupaya mendorong dunia untuk segera menyadari perlunya perubahan dalam industri ini untuk menuju kerangka kerja yang lebih ramah lingkungan dan beretika. Pentingnya pertambangan berkelanjutan telah diakui di tingkat tertinggi pemerintahan , termasuk dalam KTT Bumi tahun 1992 di Rio de Janeiro dan KTT Dunia tentang Pembangunan Berkelanjutan tahun 2002. Beberapa hal yang dapat industri pertambangan lakukan adalah 1. Pengelolaan Limbah yang Efektif Praktik yang tepat bertujuan mengurangi pencemaran lingkungan. Metode pemrosesan seperti pengolahan limbah padat dan cair, daur ulang, dan penggunaan teknologi hijau untuk mengurangi dampak limbah adalah bagian dari praktik berkelanjutan. 2. Rehabilitasi Lahan Bekas Tambang Praktiknya termasuk rehabilitasi dan reklamasi lahan bekas tambang untuk mengembalikan fungsi ekosistem asli, meningkatkan kualitas tanah, dan mendukung keanekaragaman hayati. 3. Beralih Ke Sumber Energi Terbarukan Peralihan menuju sumber energi yang lebih ramah lingkungan meminimalisasi kegiatan dan dampak yang bisa dihasilkan dari kegiatan tambang 4. Konservasi Air dan Energi Pertambangan dapat mengadopsi teknologi dan praktik yang mengurangi penggunaan air dan energi, serta mempromosikan konservasi sumber daya alam. Misalnya, menggunakan sistem pengolahan air yang efisien, mengoptimalkan penggunaan energi, dan mengadopsi energi terbarukan di operasi pertambangan. 5. Transparansi dan Pelaporan Pertambangan berkelanjutan menerapkan transparansi dan pelaporan yang jelas terkait dengan dampak lingkungan dan sosial dari operasi mereka. Ini termasuk pemantauan dan pelaporan secara rutin terhadap emisi, penggunaan air, kesehatan masyarakat, dan upaya rehabilitasi. Dengan menerapkan praktik berkelanjutan dalam operasi pertambangan, industri ini dapat berkontribusi positif terhadap lingkungan, masyarakat, dan ekonomi secara keseluruhan, sambil memastikan keberlanjutan sumber daya alam untuk generasi mendatang. Anda pun dapat turut ikut serta dalam keberlanjutan dengan berkomitmen terhadap prinsip ESG dan mencatat serta melaporkan emisi karbon sebagai bagian dari upaya transparansi dan tanggung jawab sosial. Dapatkan simulasi pengukuran yang komprehensif dengan memanfaatkan platform all-in-one dari Satuplatform. Coba DEMO GRATIS nya! /*! elementor – v3.18.0 – 20-12-2023 */ .elementor-heading-title{padding:0;margin:0;line-height:1}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title[class*=elementor-size-]>a{color:inherit;font-size:inherit;line-height:inherit}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-small{font-size:15px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-medium{font-size:19px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-large{font-size:29px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-xl{font-size:39px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-xxl{font-size:59px} Similar Article Mencegah Rusaknya Ozon: Larangan Penggunaan CFC Isu terkait rusaknya lapisan ozon telah menjadi perhatian banyak pihak sejak tahun 1980-an. Penyebab utamanya diyakini yakni akibat pengunaan senyawa yang mengandung klorin dan bromin, seperti klorofluorokarbon (CFC), halon, dan bromofluorokarbon (halon). Para ilmuwan, komunitas ilmiah, pemerintah, hingga organisasi internasional terus berupaya menemukan solusi untuk mencegah kondisi yang lebih buruk terjadi. Salah satunya dengan mendorong pengurangan penggunaan bahan-bahan di atas melalui Penetapan Protokol Montreal. Latar Belakang Penggunaan CFC dan Mengapa Berbahaya? CFC (Chloroflorocarbon) pertama kali disintesis pada 1928 oleh Thomas Midgley Jr. sebagai pengganti dari zat pendingin terdahulu, terdiri dari amonia (NH3), metil klorida (CH3Cl), sulfur dioksida (SO2), yang banyak… Bisakah Menjadikan Kegiatan Pertambangan Lebih Ramah Lingkungan? Pertambangan menjadi satu dari sekian aktivitas manusia yang termasuk ke dalam faktor yang dapat mempengaruhi kondisi iklim dan mengganggu lingkungan alam. Baca juga: Ancaman Kerusakan Lingkungan dari Aktivitas Pertambangan Pertambangan dilakukan untuk mendapatkan sumber daya alam yang berharga seperti mineral, logam, batu bara, dan bahan tambang lainnya. Industri ini masih diperlukan untuk mendukung berbagai sektor ekonomi juga memenuhi kebutuhan manusia. Meski begitu, aktivitas pertambangan memiliki dampak yang signifikan bagi lingkungan dan sosial. Pertambangan masih seringkali berjalan tanpa berorientasi pada alam sehingga menimbulkan sisa berupa pencemaran lingkungan dan berdampak negatif pada kesehatan manusia. Lalu mungkinkah aktivitas pertambangan berjalan lebih ramah lingkungan… Tips Mudik Lebaran Minim Sampah Mudik lebaran merupakan tradisi tahunan yang identik dengan perjalanan panjang dan berbagai persiapan. Di balik momen kebahagiaan ini, mudik juga berpotensi menghasilkan sampah yang signifikan. Hal ini menjadi keprihatinan bersama, mengingat dampak negatifnya terhadap lingkungan. Baca Juga: Mengurangi Sampah Plastik di Rumah Namun, jangan khawatir! Mudik tetap bisa dinikmati tanpa meninggalkan jejak yang berlebihan. Berikut tips mudik Lebaran minim sampah yang bisa kamu terapkan: Persiapan Mudik Minim Sampah Bawa tas belanja dan botol minum sendiri: Hindari penggunaan plastik sekali pakai dengan membawa tas belanja kain dan botol minum yang dapat digunakan berulang kali. Siapkan bekal: Memasak dan membawa bekal sendiri… Ancaman Kerusakan Lingkungan dari Aktivitas Pertambangan Aktivitas pertambangan merujuk pada proses ekstraksi dan pengolahan mineral, logam, batu bara, dan bahan tambang lainnya dari bumi. industri ini memainkan peran penting dalam perekonomian global dan pembangunan masyarakat. Terdapat ribuan proyek pertambangan yang berjalan di seluruh dunia. Dua kategori utama penambangan modern meliputi penambangan permukaan dan penambangan bawah tanah dengan target utama ialah keuntungan ekonomis dari mineral dan bahan tambang lainnya. Baca Juga: Emisi Karbon dari Industri Fashion Menurut Earth, per tahun 2020 saja, sebanyak 40 perusahaan tambang terbaik berhasil mengumpulkan total pendapatan hingga US$544 miliar. Angka tersebut naik 4% dibandingkan tahun sebelumnya. Keuntungan ini sayangnya tidak serta merta… Mengapa Net Zero Emission Penting? Net zero emission, atau emisi nol bersih adalah sebuah tujuan ambisius yang menandakan keseimbangan antara emisi gas rumah kaca (GRK) yang dihasilkan dan yang dikeluarkan dari atmosfer. Ini bagaikan menjembatani dua sisi: di satu sisi, kita …
Read more “Bisakah Menjadikan Kegiatan Pertambangan Lebih Ramah Lingkungan?”

